Kista Ovarium Pada Kehamilan

Post On: 25 November 2014
By:
November 25, 2014

Kista ovarium pada kehamilan jarang dijumpai. Pada kehamilan yang disertai dengan kista ovarium seolah-olah menjadi perebutan ruangan, dimana kehamilan makin membesar. Oleh karena itu, kehamilan dengan kista dilakukan operasi untuk mengangkat kista tersebut pada umur hamil 16 minggu.

kista ovarium pada kehamilan

 

Bahaya dari kista ovarium pada kehamilan adalah dapat terjadinya gangguan pertumbuhan janin yang akhirnya mengakibatkan abortus, kematian dalam rahim. Pada kedudukan kista dipelvis minor, persalinan dapat terganggu dan memerlukan penyelesaian dengan jalan operasi seksio sesarea. Pada kedudukan kista ovariui di daerah fundus uteri, persalinana dapat berlangsung normal, tetapi bahay postpartum mungkin terjadi torsi kista. Infeksi sampai abses. Oleh karena itu, segera setelah persalinan normal bila diketahui terdapat kista ovarium dilakukan laparotomi untuk mengangkat kista tersebut.

Penderita kista ovarium pada kehamilan harus mewaspadai jika ada dugaan kista namun disertai dengan tanda awal kehamilan. Kista harus dideteksi secara akurat. Karena secara sepintas, bentuk kista ovarium mirip dengan corpus luteum. Corpus Luteum adalah sisa sarang sel telur yang memang ada saat kehamilan. Apabila Corpus luteum diambil karena disangka sebagai kista ovarium (indung telur), maka bisa terjadi keguguran, karena corpus luteum berfungsi mempertahankan fungsi hormon semasa kehamilan muda. Kelak setelah plasenta terbentuk sempurna, maka fungsi ini akan diambil alih oleh plasenta.

Demikianlah yang dapat kami sampaikan mengenai kista ovarium pada kehamilan. Semoga bermanfaat.

 

Tags: , , , , , , ,

Related to Kista Ovarium Pada Kehamilan